Wednesday, July 20, 2011

Jika kita hidup dengan Iman

 Ibrani 11:1-6  : Saksi - saksi iman
" Iman adalah  dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan  dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian  kepada nenek moyang kita.  Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman  Allah , sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat. Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian  kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya   itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati. Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah,  ia harus percaya bahwa Allah ada , dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia." Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.


Jika kita hidup tidak dengan iman maka kita tidak mungkin dapat memahami bahwa Allah yang menjadikan alam semesta ini. Itu sebabnya betapa pentingnya seseorang hidup dalam iman. Sebab tanpa iman tidak mungkin seseorang berkenan kepada Allah, meskipun ia..... (memberi lebih banyak, bekorban lebih banyak, melayani lebih banyak, dll) tetapi tanpa iman, Tuhan tidak berkenan. Habislah kita bila tidak memperhatikan kalimat ini.

 Iman adalah pandangan rohani dengan Tuhan. Jangan kita hidup dengan pandangan jasmani saja. Mengapa kita harus hidup dengan iman / pandangan rohani? Sebab jika kita hidup dengan iman dan melihat secara rohani, maka :

1. Hidup kita akan bahagia
Yohanes 20:29  Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."

Thomas percaya dan merasa bahagia karena melihat secara langsung bahwa Yesus sudah bangkit. tapi Yesus berkata kepada Thomas bahwa lebih bahagia mereka yang percaya sekalipun tidak melihat. Demikian lah Thomas mewakili manusia pada umumnya, yaitu melihat dengan mata jasmani baru percaya. Dengan mata jasmani kita melihat disekeliling kita banyak hal yang dapat mendatangkan kekauatiran, ketakutan dan tawar hati. Tetapi dengan mata rohani kita tidak akan menyerah dan putus asa bahkan tetap berbahagia dalam situasi apapun.   

2 Korintus 4:16-18 : Jangan tawar hati, juga waktu menghadapi maut
"Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah   kami dibaharui  dari sehari ke sehari.  Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal   yang melebihi segala-galanya,   jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan,   karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal."  

2. Hidup kita akan berkemenagan
I Petrus 5:7-9 : Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya,  sebab Ia yang memelihara kamu . Sadarlah   dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis  , berjalan keliling   sama seperti singa   yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia   dengan iman   yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan   yang sama. 

Ini berkaitan dengan peperangan rohani melawan iblis. Iblis bekerja dengan berbagai cara, ia bisa bekerja dengan berbagai cara, ia bisa bekerja dengan cara halus tapi juga dengan cara yang kasar. Iblis itu musuh kita, tapi bukan tandingan kita. Iblis hanya bisa kita lawan dengan iman dan kuasa Tuhan. Untuk memenagkan peperangan rohani, kita harus menggunakan iman serta doa.

3. Hidup kita akan berbuah  
Tindakan Raja Hizkia ketika kerajaannya dikepung oleh musuh, ia mengajak seluruh rakyat-nya untuk berdoa dan menyampaikan kata-kata yang menguatkan mereka. Kalau kita hidup dengan iman, maka hidup kita akan berbuah dan kata - kata kitapun akan menjadi berkat bagi orang-orang disekeliling kita.  






No comments:

Post a Comment