Friday, June 17, 2011

Tips Motivasi Mario Teguh, Part 2

JANGANLAH ENGKAU PERNAH MENGIRA
BAHWA HATIMU RAPUH

Hatimu tidak rapuh, hatimu sangat kuat,
dan sesungguhnya hatimu.....
adalah sumber dari segala kekuatanmu.

Ketahuilah bahwa kualitas sikapmu
menentukan kualitas dari apa pun yang kau lihat,
yang kau dengar, dan yang kau rasa.

Sesungguhnya, kualitas dari perhatianmu
menentukan pertumbuhan dari kualitas hidupmu.
------------------------------------------------------------
Banyak sekali orang
yang hari ini hidup dalam kemarahan
mengenai sesuatu yang sudah terjadi
dan yang sesungguhnya sudah terperbaiki.

Marilah kita ikhlas menyingkirkan
rasa kesal dan marah mengenai kesalahan
dari mereka yang kita cintai,
yang sesungguhnya sudah menjadi
pribadi yang baik hari ini karena penyesalan mereka.
Dia yang membuatmu marah,
telah berhasil memulai retakan di hatimu,
untuk memulai proses membelahmu
menjadi berkeping-keping,
jika engkau meliarkan kemarahan di hatimu.

Kebaikanmu sepenuhnya
ada dalam kewenanganmu
untuk hanya merasakan yang menguatkanmu,
memikirkan jalan naikmu,
dan melakukan yang menjadikanmu
terlalu besar untuk mereka rendahkan.

Sesungguhnya kekuatanmu ada di dalam kedamaianmu.
---------------------------------------------------------------------
Tidak ada ketidak-adilan yang bisa terjadi, tanpa disiapkan penyeimbangnya oleh Tuhan.

Jika hakmu dicurangi, ada sesuatu yang dilebihkan bagimu di sudut yang sebetulnya sangat terang, jika engkau membebaskan mata hatimu dari kemarahan dan kesedihan.
...
Damaikanlah hatimu, agar terlihat jelas keadilan Tuhan bagimu.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Janganlah meninggalkan dunia ini
tanpa memberitahu mereka yang mencintai Anda,
bahwa Anda mencintai mereka.

Jangan biarkan mereka galau bertanya-tanya,
...dan menghabiskan sisa hidup,
tanpa mengetahui apakah Anda pernah mencintai mereka.

Datangi dan peluklah, rengkuh dan bisikkanlah,
atau telepon dan sampaikanlah
bahwa Anda mencintainya,
dan bahwa kehidupan tak akan seindah ini tanpanya.
---------------------------------------------------------------------------------------------
 Yang membahayakan
dari perilaku buruk orang lain kepada Anda,
bukanlah perilakunya, tapi dampaknya
kepada kedamaian Anda.

...Rasa kecewa dan marah Anda
bisa merusak suasana hati,
dan mendorong Anda untuk
menjadi seburuk mereka
dengan rencana untuk membalas.

Abaikanlah.

Sebagian dari kita adalah cobaan bagi kita yang lain.

Hiduplah untuk masa depan Anda yang lebih baik,
walau tanpa mereka.

Bersabarlah.
-------------------------------------------------------------------------------
Cinta melukai hanya dia
yang cenderung memiliki daripada memberi.

Cinta adalah kekuatan
yang mengindahkan hati dan kehidupan
...jika tujuan utamanya adalah memberi.

Dan dia yang cintanya
menumbuhkan jiwa yang dicintainya,
akan terlindungi dari luka cinta.

Tapi dia yang mencintai
untuk tujuan menguasai,
akan pedih terluka
karena cinta menolak digunakan
untuk memanjakan penguasaan
atas kebebasan jiwa lain.
--------------------------------------------------------------------------
Janganlah engkau berlaku kejam
kepada dirimu sendiri,
memarahi kekurangannya,
menyesali ketakutannya,
dan mengeluhkan rendahnya hasil
...yang telah dicapainya.

Apakah dirimu itu kurang dikejami
oleh orang lain,
sehingga engkau meneruskan
penyiksaan sampai ke waktu-waktu
di mana dirimu harus beristirahat,
sendiri dan bebas dari kepalsuan dunia?

Sayangilah dirimu.

Ia jiwa baik yang sedang menanti petunjuk.
---------------------------------------------------------------------------
Saat kita berubah, semuanya tampak berubah.

Karena,

Penderitaan adalah nama dari rasa pengamatan,
...mengenai sesuatu yang sebetulnya adalah rahmat,
tapi yang dilihat oleh hati
yang tidak meyakini penyelamatan Tuhan.

Sehingga,

Hati yang melihat baiknya,
yang meyakini haknya untuk berbahagia,
akan mampu melihat anugerah di balik kesulitan.

Sesungguhnya, bersama kesulitan datang kemudahan.

Damailah ...
---------------------------------------------------------------------------------
Orang yang mengerjakan sesuatu
yang bisa dilakukan oleh banyak orang
akan dihargai seperti orang kebanyakan.

Orang yang mengerjakan
...yang bisa dilakukan oleh sedikit orang
akan dihargai lebih tinggi.

Dan dia yang mengerjakan
yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain,
akan diberikan penghargaan
yang belum pernah terjadi.

Berapa banyak orang
yang bisa melakukan yang Anda kerjakan,
menentukan kelas Anda.


Thursday, June 16, 2011

Tuhan Tahu dan Peduli



Beberapa hal yang dapat mendorongmu untuk tetap bertahan

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung air matamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat bahwa dimanapun kau berada, kemanapun kau pergi dan apapun yang kau lakukan...
TUHAN TAHU dan PEDULI

sumber: unknown

Source :
http://www.facebook.com/setitikembuninspirasi

Tuesday, June 14, 2011

Percaya

 " Sekalipun tentara mengepung aku, tidak takut hatiku ;  sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itupun aku tetap percaya." Mazmur 27 : 3

Percaya adalah satu hal yang nampak mudah dikatakan di mulut setiap orang percaya, namun.....
dalam kenyataan kita sering menjadi orang percaya yang tidak percaya. Kita harus meneladani Daud yang mempercayai Tuhan dengan segenap hatinya dan seluruh tindakannya, bahkan di dalam setiap aspek hidupnya Daud bisa membuktikan bahwa dia adalah orang yang mempercayai Tuhan.

Dengan selalu berpegang pada janji Tuhan, itulah landasan kepercayaan Daud. Daud harus menghadapi peperangan, musuh - musuh, bahakan musuh yang sudah mengepungnya, tapi Daud tidak takut karena hatinya tetap percaya kepada Tuhan.

Dalam Mazmur 28 :7, Daud mengatakan "Tuhan adalah kekuatan dan perisaiku, kepada-Nyalah hatiku percaya!" sikap hati yang percaya kepada Tuhan inilah yang membuat Daud selalu berhasil melewati setiap ujian dan tantangan dalam hidupnya. Bahkan Tuhan selalu memberi kemenangan kepada Daud karena hatinya percaya kepada Tuhan.




LAKUKAN  BAGIAN  KITA

"Hal - hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal - hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan anak - anak kita sampai selama - lamaNya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini. " Ulangan 29 :29

Maksud ayat ini adalah agar kita umat Tuhan tidak meremehkan segala hukum yang telah dinyatakan oleh Tuhan. Seluruh hukum Tuhan berlaku bagi seluruh umat Tuhan dan wajib untuk menaatinya. Meremehkan apa yang telah dinyatakan Tuhan mempunyai konsekuensi yang dahsyat .Ulangan 29 : 19 -28

Tuhan tidak pernah menyembunyikan hal - hal yang harus diketahui oleh umat Tuhan, umat Tuhan juga tidak perlu berspekulasi tentang hal - hal yang memang tidak dinyatakan oleh Tuhan.

Ada fenomena dalam pelayanan yang seharusnya membuat kita prihatin, yaitu bahwa ada diantara orang percaya yang senang mencari hal - hal yang bersifat spekulatif, bahakan ada yang meyakini bahwa hal - hal tertentu adalah perintah dari Tuhan. Sedangkan apa yang tertulis dalam Alkitab tidak diperdulikan.

Sebagai orang percaya, sehatusnya kita berusaha untuk lebih mengenal apa yang telah Tuhan nyatakan agar kita lebih mengenal Dia, dan dapat mempersembahkan segenap hidup yang berkenan di hati Tuhan dengan melakukan firman-Nya setiap hari. Tuhan sudah melakukan bagian-Nya, tugas kita sekarang untuk melakukan apa yang menjadi bagian kita!


Source :
Pdo Filemon, Sunrise Garden 
June 13 2011

Sunday, June 12, 2011

7 Pencurahan Darah Yesus


 Dalam Perjanjian Lama,kitab Imamat menjelaskan (Imamat 16:14 & 19) darah korban harus dipercikkan 7 kali dan darah ini untuk pentahiran dan pengudusan bagi bangsa Israel dan  penggenapannya terjadi pada Perjanjian Baru melalui Tuhan Yesus. Ketika Dia mengorbankan diriNya, pencurahan darah yang terjadi juga sebanyak 7 kali di 7 bagian tubuh yang berbeda dan di 7 tempat yang berbeda yang merupakan nubuatan dalam Imamat 16. Setiap kali penumpahan darah terjadi,Tuhan sedang melakukan penebusan tertentu.Tujuh adalah bilangan kesempurnaan dan 7 kali penumpahan darah Tuhan Yesus menunjukkan kepada kesempurnaan penebusan, artinya : Tuhan Yesus sudah membayar seluruh biaya keselamatan secara total,utuh,lengkap dan sempurna. Tuhan sudah menanggung semuanya maka kita tidak perlu menanggung apa-apa lagi.

Inilah ke-7 pencurahan Darah Tuhan Yesus :

1.TETES-TETES DARAH BERCAMPUR PELUH
Luk.22:41-44.Lukas adalah seorang dokter non Yahudi yang mempresentasikan kisah sejarah hidup Yesus secara terperinci yang membahas kemanusiaan Yesus lebih banyak dari 3 Injil yang lain. Dikatakan “PeluhNya menjadi titik-titik darah yang bertetesan ke tanah”. Inilah pertama kalinya penebusan umat manusia oleh Darah Tuhan Yesus dimulai.
Lukas menjelaskan peluhNya menjadi titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lukas menuliskan dengan detail karena dia mengerti situasi yang sedang dihadapi Tuhan Yesus. Di dalam pengertian medis bahwa orang yang mengalami tekanan yang sangat berat dalam batinnya (stress batin yang ekstrim) maka pembuluh darahnya dapat pecah. Bila pembuluh darah dibawah kulitnya pecah dan berpeluh maka darah keluar dari pori-pori kulit bersamaan dengan peluh.

Pencurahan darah Tuhan Yesus pertama bukan terjadi di istana Herodes atau Pilatus tetapi di Taman Getsemani ketika Ia mulai berdoa dan pada saat itu Tuhan Yesus merasakan tekanan yang begitu berat dalam batinNya sehingga sebagian pembuluh darahNya mulai pecah dan darah keluar melalui pori-poriNya bersama peluh yang menetes. Di taman Getsemani inilah untuk pertama kali kita membaca adanya kehendak Tuhan Yesus yang berbeda dengan kehendak BapaNya. Selama lebih dari 30 tahun kita tidak pernah membaca bahwa Tuhan Yesus mempunyai kehendak yang berbeda dengan kehendak BapaNya. Tetapi ketika pergulatanNya selesai, Tuhan Yesus memilih untuk menundukkan kehendakNya sendiri kepada kehendak Bapa, Ia mengatakan“Bukan kehendakKu,melainkan kehendakMu,Bapa.”

Demikian juga dalam kehidupan kita, karena kehendak manusia sesuatu yang amat sangat kuat, untuk kita sanggup menaklukkan kehendak diri sendiri maka kita harus ingat dan PERCAYA bahwa Tuhan Yesus sudah membayar dengan darahNya supaya kehendak kita tunduk kepada kehendak Tuhan. Inilah anugerah Tuhan dalam kehidupan kita : Tuhan Yesus telah menebus kehendak kita sehingga kehendak Tuhan yang terjadi dalam kehidupan kita.

2.BILUR-BILUR PADA PUNGGUNG
Yes.53:4-5; I Petr.2:24b. Pencurahan darah yang kedua ketika Tuhan Yesus dihajar oleh tentara Roma sehingga tubuhNya berdarah-darah dan berbilur-bilur luka. Cara tentara Romawi menyesah dengan cambuk kulit yang diberi potongan gelas/batu/logam dan ujungnya ada kait-kait besi. Jadi ketika cambuk dipukulkan kepada bagian tubuh dan kait-kait itu menghujam maka daging akan robek dan lepas. Bekas-bekas luka inilah yang disebut Bilur. Bilur-bilur Tuhanlah yang membuat kita sembuh.

Pencurahan darah kedua adalah ketika darah Tuhan Yesus tercurah untuk menanggung segala penyakit kita sehingga kita tidak perlu sakit lagi. Mark.1:40-42 dalam perikop ini menjelaskan bahwa Tuhan MAU dan DAPAT. Orang kusta itu berkata :”Kalau Engkau Mau, Engkau Dapat mentahirkan aku.”Tuhan Yesus tergerak hatiNya dan Ia berkata,”Aku mau!”
Demikian juga dalam kehidupan kita ketika kita mengalami kelemahan fisik maka kita harus PERCAYA bahwa Tuhan Yesus mampu dan mau menyembuhkan kita melalui bilur2Nya.Kesembuhan itu sudah terjadi.Inilah kasih karunia Tuhan dalam kehidupan kita : kesembuhan yang terjadi karena kemurahan Tuhan.

3.LUKA-LUKA MEMAR DI WAJAH DAN TUBUH
Mat.26:67;Ams.20:30.Pencurahan darah yang ketiga adalah di istana imam besar.Ketika orang2 meninju dan memukul Tuhan Yesus sehingga terjadi luka memar.Luka memar ini berbeda dengan bilur karena bilur adalah luka yang terbuka dan ada darah yang keluar tetapi luka memar adalah luka yang tertutup sehingga darah yang keluar dari pembuluh darah tetap berada di bawah permukaan kulit,yang kelihatan sebagai warna biru dari permukaan kulit.

Pencurahan darah Tuhan Yesus yang ketiga adalah untuk menanggung kecenderungan kita berbuat dosa dan untuk luka-luka jiwa kita. Ketika kita bergulat dengan kelemahan-kelemahan pribadi kita yang mempunyai kecenderungan berbuat dosa maka kita tidak memerangi dengan kekuatan kita sendiri karena kita tidak akan mampu. Tetapi PERCAYAlah Tuhan Yesus sudah membayar semuanya dengan luka memarNya yang berarti “SUDAH SELESAI”, bukan saja perbuatan dosa tapi juga keinginan berbuat dosa sudah dipunahkan. Sekarang tidak ada lagi dakwaan terhadap kita. Oleh darah Yesus kita memiliki hokum Roh yang menghidupkan sebagai ganti hukum dosa dan maut.

4. LUKA DI KEPALA KARENA MAHKOTA DURI
Mat.27:29-30. Pencurahan darah yang keempat adalah darah Tuhan Yesus keluar dari kepalaNya. Para tentara mengenakan Tuhan Yesus mahkota duri, tidak hanya disekeliling lingkar kepala tetapi sampai bagian atas kepalaNya juga kena duri. Duri-duri itu beracun dan mengakibatkan gatal-gatal dan darah tidak dapat membeku (tidak berhenti keluar). Pencurahan darah keempat adalah untuk menebus kemelaratan dan kemiskinan kita.
Kej.3:17-19 menjelaskan akibat dosa,Adam dan Hawa terkutuk dan karenanya harus bekerja keras. Di taman Eden,Adam dan Hawa hidup berkelimpahan tetapi di luar taman Eden mereka mengalami kemelaratan, yang digambarkan semak duri dan rumput duri yang dihasilkan tanah akibat dari kutuk sebagai konsekuensi dosa mereka. Karena Darah Tuhan Yesus yang tercurah dibagian ke-4 ini maka semua roh kemelaratan dipatahkan dalam kita. Mengapa Tuhan mau mematahkan kemelaratan dari hidup kita? Karena kita ini harus hidup dalam kehendak Tuhan yang sempurna (II Kor.8:9). Jadi PERCAYAlah.

5. TANGAN YANG DILUBANGI PAKU
Luk.23:33; Mazmur 22:17. Pencurahan darah yang kelima adalah ketika Tuhan Yesus disalibkan, tanganNya dilubangi paku di bukit Golgota. Ketika kita membaca dalam Kej.39:2-3 menjelaskan bahwa Yusuf disertai Tuhan dan segala sesuatu yang dikerjakan Yusuf berhasil. Tuhan membuat segala sesuatu dikerjakan berhasil yaitu semua yang dikerjakan oleh tangannya. Jadi tangan mewakili keberhasilan dan kegagalan.

Pencurahan darah yang ke-5 supaya Tuhan memberikan keberhasilan kepada tangan kita. Tangan Tuhan mencurahkan darah supaya kita berhasil dalam segala yang diperbuat tangan kita oleh keberhasilan Ilahi. Kasih karunia yang Tuhan berikan ialah sekarang tangan kita memiliki kuasa seperti dalam Mark.16:18 :kamu akan meletakkan tanganmu atas orang sakit dan orang itu akan sembuh. Bagian kita tinggal PERCAYA.

6.KAKI YANG DITEMBUS PAKU
Luk.24:39-40; Maz.22:17. Pencurahan darah yang keenam adalah pada waktu kaki Tuhan Yesus ditembus paku di bukit Golgota. Dalam Ul.11:24-25 menjelaskan tanah Kanaan ditaklukkan dengan kaki seperti juga peristiwa tembok kota yang paling kuat, tembok Yerikho runtuh ketika dikelilingi dengan berjalan kaki.

Demikian juga dalam kehidupan kita bahwa yang diinjak oleh telapak kaki kita akan menjadi milik kita. Pencurahan darah yang ke-6 adalah supaya wewenang, penguasaan dan kekuatan/tenaga dipulihkan kembali kepada kita. Kita bukan umat yang lemah tetapi umat berkemenangan. Dalam Luk.10:17-19 menjelaskan Tuhan Yesus memberi kepada kita kuasa untuk menginjak ular dan kalajengking yang merupakan lambang iblis yang penuh kelicikkan. PERCAYAlah kuasa dan wewenang itu sudah dikembalikan dan diberikan oleh Tuhan Yesus kepada kita.

7. SISI TUBUH YANG DITIKAM
Yoh.19:34. Pencurahan darah yang ketujuh adalah Tuhan Yesus ditikam dengan tombak pada bagian lambungNya. Tujuan prajurit ini menikam adalah untuk memastikan kematian Tuhan Yesus dan ketika ditikam keluar darah dan air. Maksud dari keluar darah dan air menjelaskan bahwa pada waktu tombak menikam, tombak itu terselip diantara tulang-tulang rusuk dan menembus pericardium yang mengandung sejumlah kecil serum (seperti : air) yang letaknya dekat jantung.

Mengapa Tuhan Yesus harus ditikam sisi tubuhNya ketika Ia sudah wafat? Kalau kita melihat Kitab Kejadian bahwa Adam yang pertama dibedah sisi tubuhnya ketika ia sedang tidur maka keluarlah Hawa,isterinya. Maka Kristus, Adam kedua, ditikam sisi tubuhNya ketika Ia  sedang “tidur” dalam kematian sementara, maka keluarlah jemaat (pengantin) yaitu kita , GEREJANYA..Ketika Ia berkata,”Sudah selesai”, maka sekian menit kemudian Gereja dilahirkan. Pencurahan darah yang ke-7 adalah untuk lahirnya Jemaat Tuhan sebagai pengantin melalui perjanjian Tuhan yang dimateraikan melalui darah dan air. PERCAYAlah.

Source :
http://www.bethanybangkok.com/?p=2294

Saturday, June 11, 2011

Dari Dalam Hati



Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. —Yohanes 15:3 

Yohanes 15 mencatat pengajaran Yesus kepada para murid-Nya mengenai arti tinggal di dalam Dia sebagai satu-satunya cara untuk memiliki hidup yang berbuah. Dalam penggambaran-Nya tentang pokok anggur dan ranting-rantingnya, Yesus berkata: “Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu” (ay.3). Seorang ahli Alkitab, W. E. Vine mengatakan bahwa kata bahasa Yunani untuk bersih berarti “bebas dari unsur-unsur yang tidak murni, tanpa cacat, tanpa noda”. 


Hati yang murni merupakan karya Kristus, dan hanya di dalam kuasa-Nya kita dapat tetap hidup bersih. Kita sering gagal, tetapi “jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan . . . menyucikan kita dari segala kejahatan” (1 Yoh 1:9). Pembaruan adalah karya Tuhan yang dimulai dari dalam batin. 


Yesus telah membersihkan kita melalui pengorbanan-Nya dan firman-Nya. Perkataan dan perbuatan kita yang tulus dan menyegarkan jiwa orang lain akan mengalir dari dalam hati ketika kita tinggal di dalam Kristus. —DCM


Menerima bahwa kita bersalah,
Serta mengakui dosa kita,
Lalu percaya pada pengorbanan Kristus
Akan membersihkan kita dari dalam. —Sper
Pengakuan dosa kepada Allah membuat kita menerima penyucian dari Allah.

Source : rbc indonesia

Kaya tapi Miskin Hati

  Ciri-ciri orang Kristen yang suam-suam kuku: Lebih mengandalkan harta dan kenyamanan dunia daripada Tuhan.  Hidup dalam kepuasan diri, mer...