Tuesday, May 17, 2011
Persahabatan
Tak jarang kita dengar orang mengatahan "saya menikah dengan sahabat saya". Dan kita saksikan pernikahan yang langgeng. Ternyata persahabatan dengan pasangan kita memang merupakan salah satu resep pernikahan bahagia.
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu. Menghargai perbedaan sekaligus ingin selalu bersama. Orang yang kita percaya untuk berbagi cerita dan rahasia. Tempat kita mencurahkan perasaan yang paling dalam, dan orang pertama yang kita bagi berita gembira.
Kita bisa mengomeli dan diomeli sahabat tanpa rasa sakit hati karena kita tahu dia tidak pernah bermaksud jahat. Kadang kita bertengkar dan berselisih paham, tetapi selalu berbaikan kembali. Sahabat ada di sisi kita saat dibutuhkan. Membantu, membela, mendukung, dan mendoakan. Bahkan mengingatkan dan menegur saat kita salah.
Bila sahabat ini adalah juga pasangan kita, alangkah indahnya. Ketika kobaran api cinta masa pacaran dan bulan madu mulai redup, peliharalah bara persahabatan.
Jadilah sahabat bagi pasangan kita. Dua pribadi yang saling berbagi dan saling mengisi. Saling melengkapi dan saling mengasihi.
Source :
http://www.facebook.com/notes/marriage-rebuilders/persahabatan/10150151003800822
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kaya tapi Miskin Hati
Ciri-ciri orang Kristen yang suam-suam kuku: Lebih mengandalkan harta dan kenyamanan dunia daripada Tuhan. Hidup dalam kepuasan diri, mer...
-
Source : Matthew 13:1-23, Mark 4:1-20 The kinds of Soil The Characteristic of each soil Th...
-
“Salt and pepper are completely different. Their makeup, their taste, and their color is different. But you always see them together. The...
-
Meskipun Tuhan tak menolongku Meskipun duri dalam dagingku Kutetap memilih dan percaya Dan mengucap syukur Meskipun doaku tak terjawab Meski...

No comments:
Post a Comment